Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Wisata Air Terjun di Banyuwangi Paling Menakjubkan

6 Wisata Air Terjun di Banyuwangi Paling Menakjubkan
Wisata Air Terjun di Banyuwangi Paling Menakjubkan


TempatWisataku.com - Banyuwangi adalah sebuah kota dan kabupaten di bagian paling timur Pulau Jawa. Wilayah ini telah lama dikenal sebagai pusat pariwisata; para pelancong mulai mengunjungi Banyuwangi sejak tahun 1819 ketika Thomas Stamford Raffles tiba dengan kapalnya, HMS Samarang. Saat ini ada beberapa situs bersejarah yang layak dijelajahi di sini bersama dengan banyak kesempatan untuk rekreasi luar ruangan, meskipun salah satu cara terbaik untuk menikmati Banyuwangi adalah dengan mengikuti tur air terjun!


6 Wisata Air Terjun di Banyuwangi Paling Menakjubkan


1. Curug Silawe


Curug Silawe, Kabupaten Banyuwangi. Air terjun ini terletak di sebuah desa bernama Pane, yang memiliki populasi sekitar 7.000 orang. Anda bisa sampai di sana dengan mobil atau angkutan umum (Anda harus berjalan kaki sekitar satu kilometer terakhir). Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Juli dan Oktober karena musim kemarau dan akan ada lebih banyak air yang mengalir di atas air terjun. Ada berbagai kegiatan yang dapat Anda lakukan di sini seperti berenang di kolam di bawahnya atau berpiknik di tepiannya.


2. Tumpak Sewu


Tumpak Sewu adalah salah satu air terjun terindah di Banyuwangi dan Jawa Timur. Terletak di desa Tumpak Sewu, sekitar 3 km dari pusat kota Banyuwangi, dengan ketinggian sekitar 60 meter. Air terjun ini memiliki beberapa lapisan yang dapat dicapai dengan menaiki tangga hingga 20 anjungan dengan tangga yang terbuat dari batu. Keindahan wisata air terjun di Banyuwangi yang satu ini bisa Anda nikmati dengan mata telanjang.


3. Air Terjun Cirata Campuhan


Air terjun yang spektakuler, Air Terjun Campuhan terletak di pegunungan Cirata di Jawa Timur. Jalan setapak untuk mencapainya mengikuti tanjakan curam melalui hutan pakis dan lumut dan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk pendaki berpengalaman. Di dasarnya, Anda akan menemukan riam luar biasa yang mengalir ke kolam zamrud di bawahnya, di mana Anda dapat berenang menyegarkan jika Anda merasa berani! Jika tidak, ada juga sumber air panas di dekatnya untuk dinikmati juga.


Daerah Campuhan juga memiliki banyak atraksi lainnya: kuil-kuil kuno yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu; mata air panas alami; air terjun; jalur pendakian di sepanjang jurang yang dipenuhi pohon bambu; sawah yang membentang hingga ke lereng bukit yang begitu tinggi sehingga tampak seperti gunung.


4. Curug Coban Pelangi


Curug Coban Pelangi terletak di Desa Ciwalini. Air terjun ini tidak besar, tapi indah. Airnya jernih dan dingin, sehingga Anda bisa berenang di kolam air ini tanpa masalah.


Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di sini, termasuk mendaki dan berkemah di malam hari di bawah bintang-bintang di keajaiban alam ini. Area di sekitar air terjun ini rimbun dengan vegetasi yang membuatnya terasa seperti rumah sendiri bagi siapa saja yang berkunjung ke sini!


5. Curug Ciwalini


Curug Ciwalini, air terjun di Banyuwangi, adalah contoh klasik dari air terjun yang dapat Anda temukan di Indonesia. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan dikelilingi oleh hutan yang menyegarkan dengan berbagai jenis tanaman dan pepohonan.


Daerah sekitarnya juga memiliki beberapa hal lain yang ditawarkan: ada beberapa gua di dekatnya di mana Anda dapat menjelajahinya, termasuk salah satu yang menawarkan pemandangan indah dari atas. Ada juga banyak toko-toko kecil yang menjual kerajinan tangan lokal seperti kain batik dan ukiran kayu. Paling baik berkunjung pada akhir pekan ketika ada lebih banyak orang di sekitar untuk membuatnya terasa lebih seperti acara atau perayaan daripada hanya perjalanan sehari di Banyuwangi!


6. Curug Malela


Anda dapat menemukan Curug Malela di kota pesisir Banyuwangi. Ini adalah perjalanan singkat dari Candidasa, di mana Anda harus pergi jika Anda terbang ke Bali.


Ada dua cara untuk sampai ke sana: dengan mobil atau bus. Jika Anda mengemudi sendiri, sebaiknya Anda memiliki kendaraan 4WD karena jalanannya curam dan sempit. Anda sebaiknya berangkat pagi-pagi sekali agar lalu lintas tidak terlalu macet saat hari mulai gelap terutama saat musim hujan.


Jika menggunakan transportasi umum, naik bus dari Denpasar ke Sidemen dan kemudian dari Sidemen ke kota Banyuwangi; dari sini, naik bus lain atau taksi transportasi naik ke perbukitan sampai mencapai air terjun Curug Malela itu sendiri. Perjalanan pulang pergi memakan waktu sekitar 2 jam sekali jalan melalui jalan setapak melalui hutan lebat tanpa jalan setapak yang jelas terlihat; pastikan seseorang tahu berapa lama setiap kaki harus ditempuh sebelum memulai petualangan Anda!


Salah satu hal terbaik untuk dilakukan di Banyuwangi adalah mengunjungi air terjun di Tumpang. Ini adalah pemandangan yang harus dilihat oleh siapa pun yang berkunjung dan ini adalah perjalanan sehari yang mudah dari Banyuwangi. Semoga bermanfaat.